Unit Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari Selenggarakan Serangkaian Seminar dan Webinar Pengembangan Karir untuk 1.200 Mahasiswa

KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari melalui Unit Kemahasiswaan menyelenggarakan rangkaian kegiatan seminar, webinar, dan kuliah umum pada hari Selasa, 22 April 2026, dengan menghadirkan para pembicara profesional dari berbagai industri. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh ini melibatkan lebih dari 1.200 mahasiswa dari berbagai program studi dan merupakan bagian dari komitmen kampus dalam mengembangkan kompetensi serta kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.

Rangkaian kegiatan edukasi ini diselenggarakan di Aula Utama Gedung Rektorat dan ruang-ruang akademik di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari, Kendari. Sebagai universitas swasta terkemuka di Provinsi Sulawesi Tenggara, institusi ini terus berupaya memberikan platform bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari praktisi industri serta memahami dinamika pasar kerja kontemporer.

Latar Belakang dan Urgensi Kegiatan

Memasuki era transformasi digital dan persaingan pasar kerja yang semakin ketat, Unit Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari menganggap penting untuk memberikan wawasan komprehensif kepada mahasiswa mengenai tren industri, pengembangan soft skills, dan strategi membangun karir yang solid. Kegiatan ini dirancang sebagai respons terhadap feedback dari alumni dan stakeholder industri yang menekankan perlunya pembelajaran praktis di luar kurikulum akademik.

“Kami menyadari bahwa pendidikan formal saja tidak cukup untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan dunia kerja yang dinamis. Oleh karena itu, Unit Kemahasiswaan berkomitmen untuk menyelenggarakan serangkaian kegiatan edukatif yang melibatkan praktisi industri secara langsung,” ungkap Dr. Ir. Muhammad Ichsan, S.T., M.Eng., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya di pembukaan acara.

Rektor lebih lanjut menekankan bahwa kegiatan semacam ini sejalan dengan visi universitas untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya akademis kuat tetapi juga memiliki relevansi industri yang tinggi. “Kami ingin mahasiswa kami memahami langsung apa yang dibutuhkan oleh industri, sehingga ketika mereka lulus, mereka siap bekerja dan berkontribusi secara optimal,” lanjutnya.

Tema dan Pembicara dalam Seminar dan Webinar

Acara hari Selasa, 22 April 2026, ini menampilkan empat sesi utama dengan tema-tema yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. Sesi pertama pada pukul 08.00-09.30 WITA mengangkat tema “Strategi Membangun Personal Branding di Era Digital,” dengan pembicara utama Sita Wirawan, S.Kom., M.B.A., seorang ahli digital marketing dan entrepreneur muda yang telah membangun beberapa startup sukses di Jakarta dan Surabaya.

Dalam sesi ini, Sita membahas pentingnya membangun identitas personal yang kuat melalui media sosial, networking, dan penciptaan portofolio digital yang profesional. “Pada era ini, setiap orang adalah brand. Mahasiswa harus mulai membangun reputasi online mereka sejak dini, karena calon employer akan mencari informasi tentang kalian di internet sebelum merekrut,” terang Sita dalam presentasinya.

Sesi kedua pada pukul 10.00-11.30 WITA menghadirkan Budi Hartanto, Ph.D., seorang researcher dan praktisi bidang teknologi informasi dari Bandung Institute of Technology. Sesi ini berfokus pada “Tren Industri 4.0 dan Peluang Karir di Sektor Teknologi.” Hartanto membagikan pengalamannya dalam memimpin tim riset dan berbagi insights tentang skill-skill yang akan dicari industri dalam lima tahun ke depan.

“Artificial Intelligence, machine learning, dan data analytics bukan lagi buzzword, melainkan kebutuhan nyata di hampir semua industri. Mahasiswa yang memiliki skill ini akan memiliki keunggulan kompetitif yang sangat besar di pasar kerja,” jelaskan Hartanto kepada ratusan mahasiswa yang memadati ruang kuliah.

Sesi ketiga pada pukul 13.00-14.30 WITA menampilkan webinar interaktif dengan tema “Entrepreneurship dan Inovasi Sosial untuk Perubahan Lokal,” dipandu oleh Dewi Kusuma, M.A., seorang social entrepreneur yang memiliki pengalaman dalam mengembangkan usaha sosial di berbagai daerah di Indonesia Timur. Sesi ini khususnya relevan bagi mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Kendari mengingat visi Muhammadiyah yang kuat dalam pemberdayaan masyarakat lokal.

Sesi keempat dan penutup pada pukul 15.00-16.30 WITA adalah kuliah umum bertajuk “Leadership dan Soft Skills dalam Menghadapi Perubahan Organisasi,” dibawakan oleh Hendra Wijaya, M.M., seorang konsultan bisnis dan executive coach yang telah bekerja dengan berbagai perusahaan multinasional dan lokal terkemuka.

Partisipasi dan Antusiasme Mahasiswa

Panitia penyelenggara melaporkan bahwa antusiasme mahasiswa terhadap rangkaian kegiatan ini sangat tinggi. Daftar hadir mencapai 1.247 mahasiswa dari berbagai jenjang (S1 dan D3) dan program studi, termasuk mahasiswa dari Fakultas Teknik, Fakultas Bisnis, Fakultas Hukum, Fakultas Pendidikan, dan Fakultas Kesehatan.

“Kapasitas ruang kami yang tersedia hanya mampu menampung sekitar 800 orang secara bersamaan, namun permintaan untuk hadir mencapai lebih dari 1.200 mahasiswa. Ini membuktikan bahwa mahasiswa kami sangat antusias untuk belajar dan mengembangkan diri mereka,” tutur Rosmah Abdullah, S.Sos., M.Pd., Kepala Unit Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari.

Untuk mengakomodasi tingginya minat ini, panitia menyelenggarakan beberapa sesi paralel dan juga menyediakan sistem live streaming ke beberapa ruang satelit di berbagai blok kampus. Selain itu, semua pembicara juga memberikan akses kepada mahasiswa yang tidak dapat hadir secara langsung melalui rekaman video yang akan dipublikasikan di YouTube official channel universitas.

Salah seorang peserta, Muhammad Fajar Rizki, mahasiswa semester enam Program Studi Manajemen, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. “Saya sangat senang ada acara semacam ini karena saya bisa langsung bertanya kepada praktisi industri. Konsep yang diajarkan di perkuliahan kadang abstrak, tapi ketika mendengar pengalaman langsung dari praktisi, semuanya jadi lebih konkret dan relevan,” ungkap Fajar.

Peserta lain, Nurul Habibah, mahasiswa semester empat Teknik Informatika, juga mengapresiasi kehadiran pembicara dari bidang teknologi. “Saya takut setelah lulus nanti skill saya tidak sesuai dengan yang dicari industri. Mendengar langsung dari Pak Budi tentang tren industri membuat saya lebih yakin dengan pilihan karir saya dan tahu area mana yang perlu saya perdalam,” katanya.

Dukungan Pihak Universitas dan Keberlanjutan Program

Dekan Fakultas Bisnis, Dr. Andi Suryadinata, S.E., M.B.A., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian integral dari strategi akademik universitas dalam meningkatkan employability lulusan. “Kami percaya bahwa pembelajaran yang menghubungkan teori dengan praktik industri akan menghasilkan lulusan yang tidak hanya memahami konsep, tetapi juga tahu bagaimana mengaplikasikannya di dunia kerja,” kata Suryadinata dalam kesempatan berbincang dengan wartawan.

Universitas juga telah merencanakan keberlanjutan program ini dengan mengadakannya secara rutin, minimal dua kali dalam satu tahun akademik. “Kami akan terus menggandeng praktisi industri dari berbagai sektor untuk berbagi insight dan pengalaman mereka kepada mahasiswa. Ini adalah bentuk tanggung jawab sosial universitas dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia yang kompeten dan relevan,” terang Kepala Unit Kemahasiswaan Rosmah Abdullah.

Lebih lanjut, universitas juga sedang mengembangkan program mentoring jangka panjang di mana pembicara dalam kegiatan ini akan ditunjuk sebagai mentor untuk mahasiswa-mahasiswa terpilih yang menunjukkan komitmen tinggi terhadap pengembangan karir.

Konten dan Takeaway Kunci

Selama serangkaian kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mendengarkan presentasi pasif, melainkan juga diberikan kesempatan untuk bertanya jawab langsung, mengikuti diskusi interaktif, dan berpartisipasi dalam sesi workshop singkat. Para pembicara juga memberikan handout berisi tips praktis dan resource list yang dapat diakses oleh mahasiswa untuk pembelajaran lebih lanjut.

Beberapa poin kunci yang menjadi takeaway dari kegiatan ini meliputi: pentingnya membangun jaringan profesional sejak mahasiswa, kebutuhan untuk terus belajar dan adaptif menghadapi perubahan teknologi, pentingnya soft skills seperti komunikasi dan kepemimpinan, serta peluang untuk menciptakan perubahan sosial melalui entrepreneurship dengan nilai-nilai yang menguntungkan masyarakat luas.

Dampak dan Harapan ke Depan

Dampak langsung dari kegiatan ini terlihat dari antusiasme peserta dan pertanyaan-pertanyaan mendalam yang diajukan selama sesi tanya jawab. Banyak mahasiswa juga yang langsung melakukan kontak dengan para pembicara untuk menjalin hubungan mentoring lebih lanjut atau bahkan peluang magang di perusahaan mereka.

Kepala Unit Kemahasiswaan mengungkapkan harapan bahwa kegiatan ini akan menjadi katalis bagi mahasiswa untuk lebih proaktif dalam mengembangkan kompetensi mereka. “Kami berharap mahasiswa tidak hanya datang mendengarkan, tetapi juga mengambil inspirasi dan aksi nyata untuk mempersiapkan diri mereka memasuki dunia kerja. Koneksi yang terjalin hari ini juga bisa menjadi networking yang berharga untuk karir mereka di masa depan,” harapnya.

Dari pihak panitia, kegiatan pada 22 April 2026 ini dinilai sangat sukses dan akan dijadikan referensi untuk penyelenggaraan kegiatan serupa di masa mendatang dengan improvement dalam hal lokasi, waktu, dan kualitas pembicara.

Penutup

Rangkaian seminar, webinar, dan kuliah umum yang diselenggarakan oleh Unit Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Kendari pada 22 April 2026 telah membuktikan komitmen institusi dalam mengembangkan potensi mahasiswa secara holistik. Dengan menghadirkan praktisi industri terkemuka dan topik-topik yang relevan, universitas memberikan platform berharga bagi mahasiswa untuk belajar, bertanya, dan membangun jaringan profesional.

Kegiatan ini juga mencerminkan responsivitas Universitas Muhammadiyah Kendari terhadap kebutuhan pasar kerja dan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas, kompeten, dan siap berkontribusi di masyarakat. Dengan langkah-langkah strategis seperti ini, universitas terus memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang tidak hanya mengutamakan akademis, tetapi juga pengembangan karakter dan karir mahasiswanya.

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari kini memiliki momentum lebih untuk mempersiapkan diri mereka dengan informasi langsung dari praktisi industri, dan diharapkan hal ini akan berkontribusi pada peningkatan tingkat kelulusan yang terserap di dunia kerja serta penciptaan entrepreneur muda yang inovatif dan berdampak sosial.

Jumlah kata: 1.847 kata

More From Author

Universitas Muhammadiyah Kendari Luncurkan Program Beasiswa Terpadu 2026, Komitmen Membuka Akses Pendidikan untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Universitas Muhammadiyah Kendari Membangun Generasi Unggul

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *