KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) terus memperkuat ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri melalui serangkaian kerjasama strategis dengan perusahaan-perusahaan terkemuka di Sulawesi Tenggara. Langkah konkret ini diambil oleh Unit Kemahasiswaan kampus sebagai wujud komitmen untuk menghasilkan lulusan yang kompetitif dan siap terjun ke dunia kerja.
Menurut informasi yang dihimpun dari Unit Kemahasiswaan Unmuh Kendari, hingga kuartal pertama 2026, kampus ini telah menjalin kerja sama formal dengan lebih dari 15 perusahaan multinasional dan lokal. Kolaborasi tersebut mencakup berbagai sektor industri, mulai dari teknologi informasi, pertambangan, perkebunan kelapa sawit, energi terbarukan, hingga sektor jasa keuangan dan pariwisata.
Latar Belakang Inisiatif Strategis
Komitmen Universitas Muhammadiyah Kendari untuk mendekatkan akademik dengan industri dimulai sejak tahun 2023 ketika pimpinan kampus mengidentifikasi kesenjangan signifikan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan pasar kerja. Pada saat itu, tingkat pengangguran lulusan Unmuh Kendari mencapai 12 persen, jauh di atas standar yang diharapkan.
“Kami menyadari bahwa hanya dengan teori di kelas, mahasiswa kami tidak akan siap menghadapi tantangan nyata di industri,” ujar Dr. H. Bambang Sutrisno, Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam wawancara eksklusif pada Selasa (08/04/2026) di ruang rektorat kampus.
Rektor Sutrisno menambahkan bahwa Unit Kemahasiswaan kemudian melakukan studi mendalam tentang peluang kolaborasi dengan berbagai stakeholder industri di Sulawesi Tenggara. Hasilnya, teridentifikasi bahwa sebagian besar perusahaan besar di kawasan memiliki kebutuhan talenta muda yang terampil, terutama di bidang teknologi digital dan manajemen operasional.
“Dari situ muncul ide untuk membangun bridging program yang menghubungkan kampus dengan industri secara sistematis dan berkelanjutan,” jelas Rektor Sutrisno.
Program Magang Industri Terintegrasi
Salah satu program unggulan hasil kerjasama industri adalah Program Magang Industri Terintegrasi (PMIT) yang diluncurkan sejak awal 2025. Program ini melibatkan 23 perusahaan dan telah menampung lebih dari 400 mahasiswa dari berbagai program studi.
Kepala Unit Kemahasiswaan Unmuh Kendari, Dr. Siti Nur Azizah, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa PMIT dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa semester akhir sebelum benar-benar terjun ke lapangan kerja.
“Dalam program ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas operasional di perusahaan, tetapi juga mendapatkan mentoring dari praktisi berpengalaman,” papar Dr. Azizah dalam diskusi dengan awak media di kantor Unit Kemahasiswaan, Rabu (09/04/2026).
Lebih lanjut, Dr. Azizah memaparkan bahwa setiap mahasiswa yang mengikuti PMIT akan mendapatkan:
1. Pengalaman kerja langsung selama 4-6 bulan di perusahaan mitra
2. Sertifikasi kompetensi dari pihak perusahaan
3. Kesempatan beasiswa terbatas untuk mahasiswa berprestasi
4. Akses preferensial untuk program rekrutmen di perusahaan mitra
5. Portfolio profesional yang dapat digunakan dalam melamar pekerjaan lain
“Alhamdulillah, dari batch pertama PMIT tahun 2025, sebanyak 87 persen peserta berhasil mendapatkan penawaran pekerjaan dari perusahaan tempat mereka magang, atau dari perusahaan lain berkat rekomendasi,” ungkap Dr. Azizah dengan bangga.
Peran Industri dalam Kurikulum Akademik
Kerjasama dengan industri tidak hanya berhenti pada program magang. Unit Kemahasiswaan Unmuh Kendari juga melibatkan praktisi industri dalam pengembangan kurikulum akademik, terutama untuk program studi yang berorientasi pada keahlian teknis.
Salah satu contoh nyata adalah kolaborasi dengan PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology (SMART), perusahaan perkebunan kelapa sawit terbesar di Indonesia. Perusahaan ini terlibat dalam pengembangan kurikulum program studi Agribisnis Unmuh Kendari.
“Kami menghadirkan kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan, bukan hanya teori klasik,” jelas Manager Pengembangan SDM PT. SMART Sulawesi Tenggara, Ir. Hendra Wijaya, dalam forum diskusi roundtable yang diselenggarakan Unmuh Kendari pada bulan Maret 2026.
Ir. Wijaya menambahkan bahwa pihaknya juga menyediakan akses ke teknologi dan sistem informasi terkini yang digunakan perusahaan, sehingga mahasiswa dapat belajar menggunakan tools yang sama dengan yang ada di industri sesungguhnya.
Sementara itu, PT. Telkom Indonesia, yang memiliki kantor regional besar di Kendari, juga berkolaborasi dengan Program Studi Teknik Informatika Unmuh Kendari untuk menghadirkan kurikulum berbasis cloud computing dan cybersecurity – dua keahlian yang sangat dibutuhkan industri telekomunikasi modern.
Program Sertifikasi dan Kompetensi
Dalam upaya meningkatkan daya saing lulusan, Unmuh Kendari juga menjalin kerjasama dengan lembaga sertifikasi internasional melalui perusahaan-perusahaan mitra.
Program Studi Manajemen kampus, misalnya, telah mengadopsi kurikulum yang mendukung mahasiswa untuk meraih sertifikasi Project Management Professional (PMP) dari Project Management Institute (PMI). Kerjasama ini dimungkinkan berkat dukungan PT. Adhi Karya, perusahaan konstruksi dan engineering terkemuka yang memiliki divisi regional di Sulawesi Tenggara.
“Kami menyediakan materi pelatihan, mentor bersertifikat, dan bahkan subsidi biaya ujian sertifikasi untuk mahasiswa Unmuh Kendari yang memenuhi syarat akademik,” tutur Direktur Divisi Pengembangan SDM PT. Adhi Karya, Bambang Setiawan, dalam sambutan pembukaan workshop sertifikasi PMP di kampus, pada bulan Februari 2026.
Komitmen serupa juga ditunjukkan oleh PT. Bank Mandiri cabang Kendari terhadap Program Studi Akuntansi Unmuh Kendari. Bank ini secara berkala mengundang mahasiswa untuk mengikuti pelatihan manajemen risiko dan compliance yang merupakan standar industri perbankan modern.
Entrepreneurship Hub dan Inkubator Bisnis
Tidak hanya fokus pada employment (kesiapan bekerja), Unmuh Kendari juga mendorong mahasiswa untuk menjadi job creator melalui program entrepreneurship yang didukung oleh sektor industri.
Dengan dukungan PT. Vale Indonesia, perusahaan pertambangan nikel terbesar di kawasan, Unmuh Kendari telah membangun Entrepreneurship Hub yang berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi mahasiswa dan alumni yang memiliki ide bisnis.
Kepala Unit Kemahasiswaan Dr. Siti Nur Azizah menjelaskan bahwa entrepreneur hub ini tidak hanya menyediakan ruang kerja, tetapi juga akses ke mentor bisnis, pendanaan awal (seed funding), dan jaringan investor.
“Dalam tahun pertama operasional, entrepreneurship hub kami telah menginkubasi 12 startup yang terdiri dari mahasiswa dan alumni Unmuh Kendari. Tiga di antaranya telah mencapai valuasi di atas 1 miliar rupiah,” ungkapnya dengan antusias.
Startup-startup tersebut berkembang di berbagai sektor, mulai dari teknologi agritech, fintech, tourism technology, hingga sustainable energy solutions – semuanya relevan dengan potensi ekonomi Sulawesi Tenggara.
Dampak terhadap Employability Lulusan
Data yang dikumpulkan oleh Unit Kemahasiswaan menunjukkan dampak positif signifikan dari berbagai inisiatif kerjasama industri terhadap tingkat employability lulusan Unmuh Kendari.
Pada tahun 2024, tingkat pengangguran lulusan Unmuh Kendari turun menjadi 4.8 persen, jauh lebih baik dibandingkan dengan rata-rata nasional yang mencapai 6 persen pada periode yang sama. Angka ini terus membaik di 2025 dan diproyeksikan akan mencapai 3 persen pada akhir 2026.
Selain itu, berdasarkan survei kepuasan pengguna lulusan (user satisfaction survey) yang dilakukan oleh Unit Kemahasiswaan bersama dengan LPMJK (Lembaga Penjamin Mutu, Jaminan Kualitas) kampus, sebesar 91 persen dari perusahaan-perusahaan mitra memberikan rating “sangat memuaskan” terhadap kompetensi dan kerja keras lulusan Unmuh Kendari.
Rating tinggi ini mencakup beberapa aspek kompetensi, antara lain: (1) technical skills dan domain knowledge (89%), (2) communication skills (92%), (3) teamwork dan collaboration (94%), (4) problem-solving ability (87%), dan (5) adaptability dan learning agility (88%).
“Feedback ini sangat berharga karena menunjukkan bahwa program-program yang kami jalankan bersama industri benar-benar memberikan nilai tambah,” jelas Dr. Azizah.
Tantangan dan Peluang ke Depan
Meskipun telah mencapai hasil yang memuaskan, Unit Kemahasiswaan Unmuh Kendari masih menghadapi beberapa tantangan dalam memperluas kerjasama industri.
Menurut Dr. Azizah, salah satu tantangan terbesar adalah keterbatasan infrastruktur laboratorium dan fasilitas praktik di kampus. “Beberapa perusahaan sangat ingin memberikan akses ke teknologi terbaru mereka, tetapi kami memiliki keterbatasan tempat dan kapasitas untuk menampung semua mahasiswa,” ujarnya.
Rektor Sutrisno menegaskan bahwa universitas sedang dalam tahap perencanaan untuk membangun Innovation and Technology Center yang akan menjadi pusat kolaborasi yang lebih baik dengan industri.
“Kami menargetkan pembangunan fasilitas ini akan selesai pada akhir 2027. Fasilitas ini akan dilengkapi dengan laboratorium-laboratorium modern di berbagai bidang keahlian, sehingga dapat memberikan pengalaman belajar yang jauh lebih baik,” ucap Rektor Sutrisno.
Peluang lain yang sedang dikembangkan adalah ekspansi kerjasama dengan industri di luar Sulawesi Tenggara, termasuk perusahaan-perusahaan di Jawa dan kawasan internasional.
“Kami sudah mengadakan preliminary discussions dengan beberapa perusahaan multinasional di Jakarta dan Surabaya. Konsepnya adalah program internship berbasis virtual dan juga pelatihan jarak jauh yang memanfaatkan teknologi,” jelas Dr. Azizah.
Kesimpulan dan Komitmen Ke Depan
Kerjasama strategis antara Universitas Muhammadiyah Kendari dengan berbagai industri telah membuktikan dampak positifnya terhadap kesiapan dan daya saing lulusan. Melalui program-program seperti magang industri terintegrasi, kolaborasi kurikulum, sertifikasi kompetensi, dan entrepreneur hub, Unmuh Kendari berhasil menciptakan ekosistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Komitmen pimpinan kampus, dedikasi Unit Kemahasiswaan, dan dukungan dari berbagai perusahaan mitra merupakan kunci kesuksesan inisiatif ini.
Rektor Sutrisno menutup wawancara dengan pernyataan optimis: “Kami percaya bahwa dengan terus memperkuat hubungan dengan industri, Universitas Muhammadiyah Kendari akan menjadi pilihan utama bagi mahasiswa yang ingin berkembang menjadi profesional yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja modern. Ini adalah komitmen jangka panjang kami untuk berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia berkualitas di Sulawesi Tenggara.”
Dengan berbagai inisiatif yang telah dan akan dilaksanakan, Unmuh Kendari membuktikan bahwa kolaborasi antara akademik dan industri bukan hanya slogan, tetapi realitas yang nyata dan menghasilkan dampak konkret bagi mahasiswa dan masyarakat luas.
—
Artikel ini telah diedit oleh Divisi Humas Universitas Muhammadiyah Kendari dan disebarluaskan sebagai berita resmi kampus pada 08 April 2026.